Pengaturan MikroTik menggunakan PuTTY
Pertama-tama sebenarnya apasih MikroTik itu dan apa fungsinya? MikroTik merupakan perusahaan yang berkantor pusat di Latvia dan bergerak di bidang penyediaan perangkat keras dan perangkat lunak untuk kebutuhan sistem jaringan komputer. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa mengunjungi link ini untuk mengetahui pengertian MikroTik dan fungsinya. Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba berbagi ilmu tentang bagaimana pengaturan MikroTik menggunakan PuTTY.
Apa itu Putty? Putty adalah software networking bebas (Open Source) bersifat console yang sering digunakan untuk remote access jaringan, baik itu dari lan maupun wan. Putty juga termasuk aplikasi remote yang paling sering digunakan karena mudah digunakan dan banyak fiturnya. Selain bisa diinstall di windows putty juga bisa berjalan di linux. Putty juga menyediakan layanan seperti Saved Session yang berfungsi untuk menyimpan profile, tinggal klik profile yang sudah kita saved, akan sangat memudahkan kita ketika kita ingin membuka profile koneksi yang pernah kita akses sebelumnya.
Sebelum mulai men-setting siapkan terlebih dahulu laptop/PC, router, kabel LAN/UTP, dan tentu saja aplikasi putty yang bisa di unduh di sini download putty.
Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:
Apa itu Putty? Putty adalah software networking bebas (Open Source) bersifat console yang sering digunakan untuk remote access jaringan, baik itu dari lan maupun wan. Putty juga termasuk aplikasi remote yang paling sering digunakan karena mudah digunakan dan banyak fiturnya. Selain bisa diinstall di windows putty juga bisa berjalan di linux. Putty juga menyediakan layanan seperti Saved Session yang berfungsi untuk menyimpan profile, tinggal klik profile yang sudah kita saved, akan sangat memudahkan kita ketika kita ingin membuka profile koneksi yang pernah kita akses sebelumnya.
Sebelum mulai men-setting siapkan terlebih dahulu laptop/PC, router, kabel LAN/UTP, dan tentu saja aplikasi putty yang bisa di unduh di sini download putty.
Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Hubungkan PC/laptop dengan router/mikrotik di port 2 mwnggunakan kabel LAN/UTP.
- Buka aplikasi Putty yang sudah diinstall sebelumnya. Maka akan muncul tampilan seperti ini
- Masukkan alamat IP ke dalam bagian Host Name (or IP address), karena akan remote menggunakan telnet , maka pilih Telnet pada bagian Connection type. Setelah itu klik tab Open.
- Lalu akan muncul halaman log in, pada laman ini biasanya kita diminta untuk memasukkan username dan password. Pada pengaturan awal kita menggunakan settingan bawaan dari mikrotik yaitu username: admin dan password : (blank/tidak usah diisi). Lalu tekan Enter.
- Jika user dan password yang dimasukkan benar, maka akan muncul seperti ini.
- Untuk melihat pengaturan mikrotik bawaan bisa dengan menuliskan seperti berikut
- Untuk melihat pengaturan antarmuka bawaan, sekaligus ubah namanya yang tadinya panjang isa kita singkat untuk memudahkan.
- Atur tiap antarmuka agar keluar dari mode slave
- Buatlah alamat statis pada antarmuka tersebut
- Nonaktifkan pengaturan bridge, caranya
Selanjutnya adalah pengaturan DHCP pada mikrotik. perangkat MikroTik telah dilengkapi
dengan script untuk mengatur
DHCP Server. Untuk melihatnya bisa degan perintah berikut
Pengaturan Mikrotik sudah selesai~
Prameter yang digunakan pada Pengaturan bawaan DHCP Server adalah seperti berikut
Nama
|
Isi
|
DHCP Server Interface
|
Nama
antarmuka
(ether1|ether2|ether3|ether4|wlan1)
|
DHCP Address Space
|
Network
ID
dari alamat yang akan dialokasikan
|
Gateway
for DHCP Network
|
Gateway
Address untuk DHCP Network
(umumnya
alamat IP pada antarmuka)
|
Addresses to
give out
|
Rentang alamat IP yang akan diberikan dalam
format berikut. IP_awal-IP_akhir
|
DNS Server
|
Alamat dari
DNS Server
(Opsional, biarkan kosong
jika tidak ingin
diisi).
|
Lease time
|
Waktu peminjaman alamat IP (Hati-hati dalam
menentukan waktu peminjaman karena dapat berpengaruh pada
performa layanan, disarankan
menggunakan nilai 5m).
|
Berikut pengaturan DHCP Server yang akan diaplikasikan, gunakan pengaturan ini untuk setiap antarmuka dengan IP yang telah disesuaikan sebelumnya
Hasil dari pengaturan DHCP Server akan menjadi seperti ini
Selanjutnya adalah pengaturan Access Point pada perangkat Mikrotik
Pada pengaturan bawaan,
antarmuka nirkabel telah diatur sedemikian rupa sehingga Access Point dapat berjalan. Oleh karena itu, yang perlu dilakukan
dalam mengatur Access Point hanya mengubah sebagian parameter dari pengaturan bawaan. Berikut langkah dalam mengatur Access Point pada
perangkat MikroTik dari pengaturan bawaan.
- Tambahkan profil keamanan baru
- Ubah pengaturan antarmuka seperti berikut
Mohon maaf apabila ada banyak salah, disini penulis juga masih belajra :)
Terima kasih, semoga bermanfaat.
Referensi : Modul Pengantar Dasar Mikrotik Asisten Dosen Jaringan Komputer 2017







Komentar
Posting Komentar